Meresensi Buku Sejarah
1. Identitas Buku
a) Nama
Pengarang : Chrisanne
Beckner & Eddy Soetrisno.
b) Judul
Buku : Kota Bersejarah Didunia.
c) Penerbit : Ciptamedia Binanusa.
d) Jumlah
Halaman : 166 halaman.
e) Isi Ringkasan Buku
Kota-kota didunia adalah titik pusat dari kisah
sejarah umat manusia. Para kepala Pemerintahan telah merancang peperangan dari
balik tembok-tembok kunonya. Museum-museum yang ada disana juga telah
mengumpulkan bukti terbaik dari kreatifitas manusia. Lembaga-lembaganya
mencatat secara kronologis nilai-nilai peradaban sepanjang waktu. Kota-kota
tersebut secara bersama-sama bertindak sebagai peta kronologis dan geografis
yang mencakup peradaban-peradaban dunia paling mengagumkan. Meskipun tiap kota
mempunyai sejarah yang unik, hampir semuanya berpusat pada perdagangan,
politik, maupun kebudayaan.
Pertama
Athena, ibukota nya Yunani yang didirikan pada tahun 1900
sebelum Masehi. Tak terbantahkan dari kebudayaan Barat, Athena purba adalah
puncak pemikiran. Kreatifitas dan wawasan politik yang tak tertandingi dan tak
tergantikan. Masa keemasan Yunani, dari 457 sebelum Masehi hingga 429 sebelum
Masehi, menyaksikan kota ini tumbuh menjadi contoh dunia untuk seni dan
arsitektur. Selama sama tersebut, Ictinus daab Callicrates membangun Parthenon
di Acropolis, sementara Ohidia menyelesaikan salah satu dari 7 keajaiban dunia
purba, patung Zeus di Elis, dan Pericles memperkuat Athena untuk menghadapi
Sparta dalam perang Peloponnesian. Pericles adalah murid dari filsuf
Anaxagoras, orang pertama yang memperkenalkan penjelasan tentang jagat raya dengan
menyatakan bahwa semua objek terdiri dari partikel-partikel kecil, atau atom.
Pada saat yang bersamaan, para dokter Athena menolak pemikiran bahwa penyakit
tak boleh dipersoalkan atau suatu hukuman dari dewa-dewa dan dengan demikian
membuat obat-obatan berdasarkan ilmu pengetahuan. Socrates menciptakan metode
Socrates, yakni metode pengajaran berupa Tanya jawab. Pengembangannya memberi
inspirasi bagi murid-murid seperti Plato, yang menulis Republik dan mendorong
Aristotle untuk pada saatnya menulis Ilmu Politik yang setara kualitasnya dan
kemudian menularkan pengetahuannya kepada Alexander Agung.
Masa keemasan Athena berakhir pada tahun 429 sebelum
Masehi dengan munculnya wabah penyakit yang membunuh Pericles dan 1/3 penduduk
kota. Namun demikian, kota ini tetap menghasilkan karya-karya besar dibidang
seni dan Ilmu Pengetahuan. Disini para dermawan, seperti Aeschylus, Euripides,
dan Sophocles, bersaing pada kompetensi-kompetensi teater tahunan yang
diselenggarakan sejak abad ke 5 sebelum Masehi. Karya-karya mereka tetap
bertahan dan terus memberikan pengaruh terhadap industri film modern. Dikota
ini Olimpiade dimulai di dekat kaki gunung Olympus pada tahun 776 sebelum
Masehi. Disini pula penyair buta Homer menciptakan Iliad dan Odyssey pada tahun
850 sebelum Masehi. Karya-karya ini mengisahkan sedikit banyak nya peristiwa
herois dihadapan kehendak dewa-dewa sehingga mereka berperan sebagai teks
pendidikan dasar, dan tetap kekal serta mengundang kekaguman bahkan hingga kini.
Sisa-sisa monument, yang berbicara tentang kebesaran
masyarakat Athena, adalah khasanah dunia yang dibangun di tengah atmosfer
kreatifitas, eksplorasi ilmu pengetahuan dan perdebatan intelektual. Acropolis
merupakan tempat berdirinya Parthenon, yang dikatakan “seakan-akan sesederhana
percakapan Socrates; kuil bertiang yang bentuknya membujur ini adalah ungkapan
tanpa adanya ketegangan ataupun konflik dari cita-cita manusia mengenai
kemurnian dan kesatuan”
Athena adalah sebuah kota berpenduduk 748.000 jiwa
yang hidup diatas tanah seluas 165 mil persegi (427 kilometer persegi) di dekat
sungai Kifisos dan Ilisos. Ketika Yunani, yang ditaklukan oleh Kekairan Ottoman
pada abad ke 15, menganut sistem monarki constitutional pada tahun 1833, maka
Athena sekali lagi memperoleh peran sebagai ibukota Yunani, sesuatu yang ia
pertahankan tatkala Yunani menjadi republik setelah Perang Dunia II.
Kedua
Baghdad, ibukota nya Irak
didirikan pada tahun 762 sebelum Masehi. Pada abad-abad ke 8 dan ke 9, Baghdad
dianggap sebagai kota terkaya di dunia. Para pedagang dari Cina, India, dan
Afrika Timur bertemu disini, saling menukarkan benda-benda kebudayaan mereka
dan melambungkan Baghdad menjadi renainsans intelektual. Rumah sakit-rumah sakit
dan observatorium dibangun, para penyair dan artis dibina, dan karya-karya
besar Yunani di terjemahkan kedalam bahasa Arab.
Kisah seribu satu malam, termasuk kisah Sinbad yang
termasyhur, melambangkan kehebatan kekuasaan Baghdad selama masa keemasannya
sebagai pemimpin dunia Arab dan Islam yang diakui.
Kota Baghdad abad pertengahan dibangun oleh Khalifah
Abbasiyah al-Mansur, khalifah kedua dari Dinasti Abbasiyah, melintasi baik tepi
Barat maupun Timur Sungai Tigris. Dikelilingi tiga tembok benteng, kota ini
terbagi menjadi empat bagian yang sama, dengan empat jalan utama mengarah dari
istana Khalifah ke masjid agung dan terus menyebar ke seluruh Irak. Meliputi
kira-kira 2 mil pada tepi timur antara gedung Alun-alun al-Mu’azzam di Utara
dan Alun-alun ash-Sharqui di Selatan, kota kuno Baghdad masih dapat dikenali
didalam istana Abbasiyah yang berasal dari akhir abad ke 12 atau abad ke 13, di
dalam bazar-bazar yang penuh tembaga dan emas, serta dimasjid-masjid dan
ditempat mandi umum, yang dibangun selama empat abad kekuasaan Ottoman (1535 hingga
1918).
Dari puncak kejayaan nya dibawah khalifah Abbasiyah,
kota ini mulai melemah di abad ke 10. Panen yang rusak dan perselisihan yang
intern mengarahkannya kepada keruntuhan. Setelah dirampok oleh orang-orang
Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, cucu Jenghis Khan pada tahun 1258,
Baghdad kemudian diambil alih oleh pasukan Turki Ottoman, yang memasukkan
Baghdad sebagai bagian Kekaisaran mereka pada tahun 1535.
Setelah jatuhnya Kekaisaran Ottoman pada tahun 1918,
penggaruh Eropa merubah wajah kota. Pada tahun 1920, Baghdad yang telah tumbuh
dari sebuah lokasi tertutup seluas 254 mil persegi (657 kilometer persegi)
menjadi Ibukota dari negara baru Irak. Kebutuhan dunia akan minyak memberikan
Baghdad suatu kekuatan baru dalam perekonomian internasional di tahun 70’an. Di
pemerintahan orang kuat Saddam Hussein, Irak mengalami perang menyakitkan
melawan Iran pada tahun 80’an dan Kuwait pada tahun 1990. Yang terakhir ini
menjadi penyebab dari perang Teluk Persia di tahun 1991, yang memicu terjadinya
gelombang serangan udara besar-besaran atas infrastruktur transportasi dan
komunikasi di Baghdad.
Pada tahun 1990, kota Baghdad di huni oleh 4,6 juta
penduduk yang terus bertambah, dibandingkan dengan tahun 1980 yang hanya
berjumlah 180.000 jiwa.
Yang ketiga
yaitu Barcelona, Spanyol. Di dalam wilayah otonom Spanyol yang disebut
Katalonia, Barcelona, yakni Ibukotanya, berperan sebagai galeri hidup dari
arsitektur dan dekorasi bergaya modernis dan Art Nouveau (Seni Baru). Kuil-kuil
dan bangunan-bangunan karya arsitek Antonio Gaudi, gereja-gereja abad
pertengahan, sisa-sisa tembok Romawi dan plaza-plaza serta tempat orang
berjalan-jalan, semua memberikan suasana yang istimewa. Disebut “Parisnya
Spanyol” Hans Christian Andersen atas kecantikan dan warisan budayanya yang kaya,
Barcelona telah mendapatkan kembali kejayaannya melalui status otonominya yang
terbaru serta diterimanya kebudayaan Katalonia didalam wilayah kerajaan
Spanyol.
Barcelona menghadap Laut Mediterania kearah
tenggara, tetapi dikatakan seakan-akan telah ‘melarikan diri dari laut” karena
arsitektur nya telah berpusat kepada pelabuhannya yang terkemuka. Dataran
rendah kota ini dibatasi oleh Rio Besos, Rio Llobregal dan pegunungan yang
setengah mengelilinginya.
Sejak permulaannya sebagai pelabuhan dagang orang
Punisia dan Kartagena, kota Barcelona berkembang menjadi sebuah pusat keagamaan
selama kedudukan Visigothic yang berlangsung dari abad ke 3 hingga abad ke 6.
Setelah kota ini di ambil alih dari orang Visigoth oleh Pasukan Moor Islam pada
tahun 717 M, lalu oleh orang Frank Carolingian pada tahun 801, dan pasukan
al-Mansur dari Kekhalifahan Umayyah pada tahun 985, para bangsawan kota
menyusun kekuatan mereka dan menyatukan Katalonia dengan Aragon, menjadikan
Barcelona kembali sebagai kota dagang yang istimewa.
Barcelona kehilangan sebagian kekuatannya ketika
Napoli menjadi ibukota kerajaan Katalan-Aragon pada tahun 1442, dan kembali
jatuh bersama kebangkitan Turki Ottoman di wilayah Mediterania. Pangeran
Charles III dari Austria diizinkan mendirikan sebuah pengadilan di Barcelona pada
tahun 1705, setelah Perang penerus Spanyol mendudukkan dia di atas singgasana
Spanyol. Barcelona kemudian mengalami sebuah periode kemakmuran baru bersama
dikembangkannya industri katun setelah Philip V dari Spanyol sekali lagi merebut
kota itu di tahun 1714.
Setelah Kematian Hitam (penyakit menular) mewabah di
abad ke 14 dan 15, pemerintahan represif dari Philip V dan para penerusnya,
serta Napoleon di abad ke 19, kota itu harus menangani pergulatan internal di
abad ke 20. Ketika perang sipil Spanyol pecah tahun 1936, Republik Katalan
menyerah kepada Spanyol.
Sejak tahun 70’an, ketika bahasa dan kebudayaan
Katalan telah diakui oleh Spanyol, Barcelona telah mendapatkan posisi penting
di dunia Internasional. Pada tahun 1992, Barcelona menjadi tuan rumah
Olimpiade, dan pesonanya, serta keramahan penduduknya yang hampir berjumlah 2
juta jiwa, berhasil merebut perhatian dunia.
Yang
keempat yaitu Beijing(peking), RRC yang didirikan pada
tahun 2000 sebelum Masehi. Beijing, disebut Chi Yu-chou, Chung-tu, Ta-tu,
Pei-p’ing (“Kedamaian du Utara”) dan kemudian Peking (“Ibukota Utara”), adalah
tempat kediaman bagi salah satu masyarakat tertua didunia. Kota ini telah
menjadi ibukota RRC, dengan beberapa kali pengecualian, selama 700 tahun. Ia
juga merupakan lokasi penemuan berbagai spesies manusia yang paling awal
diketahui. Sisa-sisa fosil dari Manusia Peking berusia hampir 500.000 tahun.
Meskipun merupakan Ibukota pertama yang dibangun di
atas lokasi dengan riwayat, yang apabila diurut kan ke belakang, mencapai zaman
Dinasti Chou (1111-255 sebelum Masehi), adalah invasi Mongol oleh China, yang
dipimpin oleh Jenghis Khan dan penerusnya Kubilai Khan (1215-94), dialah yang menciptakan
“Ibukota Agung” Ta-tu. Lebih besar dari semua pendahulunya, Ta-tu menjadi pusat
politik RRC. Istana Kekaisaran dibangun, Kanal T’ung-hui digali dan harta benda
dari segala pelosok dikumpulkan, membuat takjub Marco Polo yang berkunjung pada tahun 1280’an.
Terletak di puncak Utara dari Dataran China I tepi
dataran tinggi Mongolia, Beijing mencakup wilayah seluas hampir 151 mil persegi
(391 kilometer persegi) dan diperintah oleh gubernur yang ditunjuk oleh Kaisar.
Pada abad ke 16, daerah pusat ditempati oleh dua kota bertembok.
Kota Tatar dalam berdiri di lokasi awal dari kota
Mongol Ta-tu. Dibagian dalam temboknya yang mempunyai panjang 15 mil, terletak
bekas Kota Kekaisaran, yang dikelilingi oleh 6,5 mil tembok berplaster merah,
dan didalamnya lagi “Kota Terlarang” yang dikitari parit seolah-olah melindungi
Istana Kaisar, yang kini menjadi Museum Istana.
Orang-orang Mongol digulungkan pada abad ke 14.
Dinasti Ming kemudian dibangun, membuat parit-parit, istana-istana, kuil-kuil,
dan tembok bata merah yang baru. Pada abad ke 17, kota ini berkembang dengan
pavilion dan kuil-kuil di luar tembok kota, dan pada akhir abad ke 19, Istana
Musim Panas yang lama dibangun dan Istana Musim Panas yang baru berhasil
diselesaikan.
Setelah revolusi tahun 1912, Peking dijadikan
Ibukota Republik Cina. Ketika jepang menyerbu RRC pada tahun 1937, kota ini
diduduki oleh pasukan Jepang hingga tahun 1945, dan Ibukota dipindahkan ke
Chung-king. Kaum Komunis dibawah Mao Zedong memenangkan perang saudara yang
terjadi setelah Perang Dunia II, dan pada tahun 1949, Republik Rakyat Cina
menetapkan kembali Peking sebagai pusat politik dan kebudayaan Cina. Kota ini
adalah tempat yang dingin dan muram hingga kematian Mao pada tahun 1976. RRC
kemudian menerapkan ekonomi pasar bebas, dan Beijing, bersama 5,7 juta
penduduknya, menjadi lebih hidup.
Pada tahun 1989, gerakan mahasiswa di Beijing
melancarkan demontrasi besar-besaran, mogok makan, dan menduduki Lapanagan Tian
An Men, plaza di pusat kota. Pada tanggal 4 Juni, pasukan pemerintah dengan
brutal membunuh ribuan orang dari mereka. Para tokoh Intelektual dan
pemempin-pemimpin Mahasiswa yang selamat dari pembantaian itu menyembunyikan
diri, berharap pada akhirnya dapat membawa modernisasi bagi negara mereka.
Yang
kelima ialah Bombay, India yang didirikan pada tahun 1530’an.
Secara komersial, jika bukan politis dan geografis, Bombay adalah pusat negara
India. Dibatasi Laut Arabia di Barat dan pelabuhan Bombay di Timur, pulau ini
telah berdiri sebagai pelabuhan laut utama bagian Barat sejak pertengahan abad
ke 18. Sebelum Perang Saudara di Amerika Serikat menghentikan ekspor katun dari
negara-negara bagian di Selatan, Bombay adalah pasar katun utama dunia. Ekspor
tekstil, kulit, baja, semen, dan minyak India menciptakan kekayaan bagi
beberapa keluarga di pusat industri, namun membiarkan sebagaian besar penduduknya
saat ini dalam kemiskinan. Ribuan warga Bombay tidur dan tinggal
dijalan-jalannya.
Berlokasi di sebuah dataran rendah yang terlindung
oleh bukit-bukit disekitarnya, kota ini mencakup luas 95 mil persegi (246
kilometer persegi). Beberapa jembatan menghubungkannya ke daratan utama India.
Jalan-jalan yang sempit di Bombay dipenuhi oleh pengemis dan pengusaha, dengan
yang disebut terakhir bekerja di bank-bank dan bursa saham di India.
Penduduknya yang sebagian besar Hindu (naik menjadi 12, 9 juta dari 822.000
jiwa di tahun 1890) terbelah, bukan hanya masalah agama atau ras, melainkan
juga bahasa. Dalam upaya mengatasi ketegangan ini, Bombay dibagi menjadi dua
bagian, Maharashta dan Gujarat.
Bahkan meskipun industri pariwisata di Bombay
berkembang pesat, meningkat sebesar 400 persen sejak Inggris memberikan
kemerdekaan kepada India di bulan agustus tahun 1947, namun kota ini mengalami
masalah penganggura yang luar biasa. Kemiskinan hebat terdapat dijalan-jalan
yang sama dimana karya-karya besar dibidang arsitektur dan pemujaan adalah hal
yang umum, terutama 90 persen dari dana yang ditanam pada kompleks industri
India dikuasai oleh Pemerintah. Memperkuat mekanisme industrialisasinya yang
telah baku, Bombay menciptakan bisnis kedua yang juga sama hebatnya: Film.
Seperti Hollywood di tahun 30’an, Bombay memuja para bintang film nya laksana
para “dewa dewi”. Industri ini bersama-sama dengan keberadaan Universitas
Bombay (1857), berbicara dan mempengaruhi kaum muda kota yang kian berperilaku
kebarat-baratan. Ada tanda-tanda bahwa penduduk muda India mengetahui kekuatan
mayoritasnya di Bombay dan dapat memberikan tekanan terhadap pemerintah yang
statis agar mengubah keniskinan dikalangan rakyatnya.
Selanjutnya
yang keenam Kota Kairo, Mesir yang didirikan pada tahun
969 sebagai Mansuriyah. Kairo, Ibukota dan pertama tak terklahkan milik bangsa
Mesir, adalah kota terbesar di Afrika. Berlokasi terutama di tepi sungai Nil,
ia telah mendominasi kekayaan kebudayaan dan ekonomi Mesir modern. Unsur-unsur
dari arsitektur kuno dan bersejarah bergabung dengan keanggunan gedung-gedung
apartemen dan hotel yang menjulang tinggi, yang memiliki kamar-kamar
berpemandangan unik kearah kebun-kebun sayuran yang subur di kedua tepi sungai
Nil. Berada dibawah bayang-bayang piramid-piramid besar di Giza, satu-satunya
monument yang selamat dari 7 keajaiban dunia masa purba, Kairo bertetangga
dengan Memphis, yang sejarahnya, bersama-sama Giza, dapat diurut hingga 500
tahun yang lalu.
Kota ini disebut-sebut “berbentuk kipas”, sempit di
bagian Selatan, dimana terdapat padang pasir yang luas, dan melebar dibagian
utara, dimana tanahnya lebih subur dekat delta sungai Nil. Pusat kota kairo
yang bertembok, yang menawarkan pasar-pasar besar serta pasar baagi emas,
tekstil, rempah-rempah, amber, dan kulit, adalah salah satu dari tiga daerahnya
yang paling padat dan paling tua. Bersama Bulaq dibagian Barat daya dan Misr
al-Oadimah di Selatan, pusat kota merupakan batas bagi kota bergaya Paris dan
modern, yang terletak tepat di atas tepi timur Nil. Kontras dengan kota modern
ini, jalan-jalan yang sempit, mesjid-mesjid berkubah, halaman istana berair
mancur diantara tempat tinggal berpisah bagi pria dan wanita, dan
ornament-ornamen kayu dekaden menjadi karakter bagian kota tua. Lebih jauh ke
Timur, kaki-kaki bukit dari Padang pasir Arabia dan benteng Gunung Merah adalah
keajaiban-keajaiban di Mesir.
Di Selatan Kairo saat ini terletak “Kota Orang
Mati”, dimana kuil-kuil dan makam-makam yang indah berdiri guna menghormati
para pemimpin keagamaan masa lalu. Di Utara kota orang mati, bagian Selatan
kota kairo sekarang yang disebut Misr al-Oadimah (Kairo Lama), berada tepat di
lokasi kota bertembok zaman Romawi, dimana Gereja-gereja Koptik masih berdiri.
Kairo abad pertengahan mencapai puncaknya di abad ke 13 di bawah pemerintahan
Mamluk. Sebagai pintu gerbang ke perdagangan rempah-rempah Barat Timur dan
Ibukota dari kekaisaran yang memerintah Mesir hingga 1516, kota ini menerima
banyak penghormatan, dan penduduknya membengkak hingga 500.000 jiwa pada tahun
1340.
Kematian Hitam di tahun 1348 yang menyusutkan jumlah
penduduk. Monopoli perdagangan rempah-rempah dipatahkan oleh pelayaran Vasco da
Gama ke India dari Portugal, dan orang-orang Turki berhasil merubah Kairo
menjadi Ibukota provinsi setelah kemenangan mereka di tahun 1517. Muhammad Ali
mendirikan dinasti yang memerintah mesir dari tahun 1805 hingga tahun 1952.
Abad ke 20 telah menyaksikan pertumbuhan penduduk yang luar biasa (dari 375.000
pada tahun 1890 menjadi 6,5 juta jiwa di tahun 1990), meskipun luas kota tetap
104 mil persegi (269 kilometer persegi), Universitas-universitas yang baik,
seperti Universitas Kairo, Universitas Ain Sham, dan Universitas Al-Azhar,
menarik mahasiswa-mahasiswa dari seluruh Mesir. Kota ini juga mendirikan
sejumlah Museum, seperti Museum Mesir di Lapangan Tahrir yang terkenal, dimana
kekayaan Tutankhamen (1400 sebelum Masehi) di pamerkan.
Selanjutnya
yang ketujuh Chicago, Amerika Serikat, yang didikan pada
tahun 1803. Chicago termasyhur untuk peternakan dan area industrinya yang
tersebar dimana-mana, pelabuhannya yang srategis di Great Lakes, posisinya
sebagai pusat jaringan kereta api terpenting di Amerika Utara, dan semangatnya
yang tak kujung padam selama kebakaran Besar di Chicago pada tahun 1817. Ia
juga dikenal dengan para warga sastrawannya yang senantiasa dikenang, termasuk
Saul Bellow, Gwendolyn Brooks, Carl Sandburg dan Theodore Dreiser, serta
arsitektur kelas dunianya yang dihasilkan oleh para master seperti Frank Lioyd
Wright.
Ukuran Chicago saat ini setara dengan 762 mil
persegi (1.973 kilometer persegi), berkembang dari pos perdagangan yang
dibangun di sini oleh John Kinzie di tahun 1796.
Gedung pencakar langit yang diperkuat dengan baja
berasal dari Chicago. Pada tahun 1885, Gedung Asuransi Rumah selesai dibangun,
dan dalam 9 tahun berikutnya, 21 gedung dibangun, drngan tinggi berkisar antara
12 hingga 16 lantai. Tumbuh menjadi kota terkemuka di abad ke 19 berkat lokasi
dan posisinya yang penting sebagai pusat transpostasi, Chicago ditunjuk untuk
menyelenggarakan Ekspo Kolumbia Dunia pada tahun 1893, mengalahkan bahkan New
York dan Washington DC.
Selama masa pelanggaran pada tahun 20’an, Chicago
menjadi termasyhur karena para boss organisasi kriminalnya, termasuk Al Capone,
yang mengendalikan bisnis dan kadang-kadang politik. Memerangi mafia berarti
siap menghadapi tindak kekerasan,dan penduduk Chicago menyaksikan dengan
waspada ketika kekejian meningkat, dan berpuncak pada peristiwa-peristiwa
seperti pembantaian di hari Valentin pada tahun 1929. Pada waktu yang sama,
kota ini menjalani hidup yang bergairah dengan music dan warna, tersembunyi di
kedai-kedai minuman keras dimana para wanitanya berdansa dan uangpun mengalir
seperti air.
Chicago juga merupakan pangkalan bagi sebagian
kelompok teater paling kreatif di Amerika, termasuk Kota Kedua, dan Institut
Seni Chicago dianggap sebagai salah satu sekolah seni terbaik di negara itu.
Para walikotanya telah menarik perhatian nasional,
terutama Richard J.Daley, yang menguasai perpolitikan Chicago selama beberapa
dekade hingga kematiannya di tahun 1976, dan kemudian putranya yang bernama
sama, yang mendapat kekuasaan satu dekade sesudahnya.
Dewasa ini Chicago adalah kota Amerika yang digemari
untuk dijadikan lokasi konvensi. Ia telah bertumbuh menjadi pusat jaringan
kereta api terpenting untuk Illinois Central, Burlington Northern dan Atchison
Topeka & Santa Fe. Kedua yang disebut terakhir ini menggabungkan
operasionalnya di tahun 1995 untuk menjadi sistem kereta api terbesar di
belahan Barat Chicago, sebagai jantung dari jalur kereta api nasional, adalah
pusatnya. Kota berdanau indah ini terkenal di seluruh Amerika untuk Rumah-rumah
nya yang mewah dan cantik, taman-taman dan pantai-pantainya, dan penduduk
Chicago sebanyak 2,8 juta jiwa masih di anggap sebagai masyarakat paling “liar”
dan kreatif di Amerika.
Yang
kedelapan yaitu, Detroit, Amerika Serikat yang didirikan
pada tahun 1701. Berlokasi di sungai Detriot, berhadap-hadapan dengan Windsor, Ontario,
di Kanada, kota Detriot tumbuh dari sebuah pos dagang kecil menjadi sebuah kota
industri modern berpenduduk 1 juta jiwa yang sejak awal abad ke 20, telah
mengerti bahwa keberuntungannya tergantung pada naik turunya industri mobil
Amerika.
Didirikan oleh seorang pedagang Perancis di tahun
1701, yang membangun kota ini menjadi sebuah pos perdagangan bulu hewan,
Detriot tetap menjadi sebuah kota Perancis hingga menyerahkannya kepada pasukan
Inggris selama perang Perancis & Indian. Kota ini ditunjuk sebagai Ibukota
dari wilayah Michigan yang baru dibentuk paada tahun 1805. Perang tahun 1812
menyebabkan Detriot sekali lagi berada di bawah kekuasaan Ingris, namun Amerika
merebutnya kembali di tahun 1813. Detriot tumbuh dengan cepat setelah ia
menjadi pusat pengolahan air, gandum dan produkproduk pertanian lain yang
dikirinkan ke Eropa dan daerah-daerah Amerika lainnya. Dari tahun 1837 hungga
1847, Detriot adalah ibukota Michigan, dan setelah Perang Saudara (1861-1865),
kota ini tumbuh menjadi sebuah pusat perindustrian, dengan area seluas 468 mil
persegi (1.21 kilometer persegi).
Henry Ford, perancang Model T, membantu Detriot
memperoleh posisinya sebagai ibukota “permobilan” di dunia. Perang Dunia I
mengantarkan kota ini ke sebuahbisnis menguntungkan: memproduksi persenjataan
militer. Peka terhadap jatuh bangunnya kebutuhan-kebutuhan industri negara,
Detriot merasakan gelombang perekonomiaan bangsa Amerika lebih daripada
kebanyakkan kota-kota lainnya.
Secara kultural, Detriot tetaplaah sebuah kota yang
kaya, bahkan selama kerusuhan sipil di penghujung abad ke 20. Bersama dengan
Orkes Simponi Detriot, Institut seni Detriot, Akademi Seni Cranbrook dan Museum
Henry Ford, kota ini adalah “rumah” bagi Motown Records (singkatan dari motor
town/kota motor), dimana para superstar music, seperti The Supremes,
memproduksi rekaman-rekaman emas mereka, menghadirkan revolusi bagi dunia music
Pop.
Selanjutnya
kota yang kesembilan yaitu Hamburg, Jerman yang didirikan
pada tahun 725. Salah satu pelabuhan tersibuk di Jerman, Hamburg adalah kota
berpenduduk terpadat kedua di Jerman setelah Berlin. Dengan luas mencakup 292
mil persegi (755 kilometer persegi) di sungai Elbe, kota ini mempunyai sifat
budaya yang luas, didukung oleh reputasi para artisnya seperti Mendelssohn dan
Brahms serta sutradara dan pemain Gustaf Grudgens dari Deutsche Schauspielhaus.
Sebuah industri penerbitan yang kuat telah berkembang di sini sejak abad ke 17.
Karakter fisik kota ini diperkuat oleh suatu sistem kanal yang membelahnya.
Hamburg juga memiliki sebuah danau , tanam, dan museum-museum yang bagos,,
termasuk Kunsthalle (1868), Museum Seni dan Kerajinan (1877) dan Museum
Etnologi dan Prasejarah (1878).
Awal mula kota Hamburg sendiri bersifat tragis dan
romantis. Antara sungai Elbe dan Alster, kastil Hammaburg dibangun tahun 825
dan menjadi tempat kediaman Uskup besar Ansgar, yang menjadikan Hamburg sebagai
pangkalan dari pengaruh Kristen terhadap para penduduk penyembah berhala di
Eropa bagian Utara. Meskipun kota yang baru berdiri itu dibumi hanguskan oleh
kaum Viking pada tahun 845, namun ia kemudian secara pasti dibangun kembali,
hanya untuk dibakar lagi sebanyak 8 kali dalam kurun waktu 300 tahun.
Pada abad ke 13, Liga Hanseatic, termasuk kota-kota
perdagangan Baltik yaitu Lubeck, Breslau dan Danzig, telah memperkuat kesehatan
ekonomi dari kota-kota Jerman Utara yang bersatu. Perdagangan berkembang pesat,
dan Hamburg menjadi sebuah pelabuhan utama dalam perdagangan antara Russia dan
Flanders dengan posisinya sebagai penguasa dan penjaga Sungai Elbe. Mekipun
Liga Hanseatic terpecah diakhir abad pertengahan, Namun Hamburg terus bertumbuh,
melampaui Lubeck dan mendirikan bursa saham Hamburg di tahun 1558. Antara tahun
1616 dan 1625, Hamburg membangun pertahanannya sendiri sambil mendukung
lembaga-lembaga publik, seperti rumah yatim piatu yang dibangun tahun 1604 dan
rumah sakit yang dibangun tahun 1605.
Pada tahun 1625, kota ini berhasil diperkuat dan
dapat melanjutkan perdagangannya menerobos masa tersulit dalam Perang Tiga
Puluh Tahun (1618-1648), yang membuat kota-kota lain terpuruk. Hanya ketika
Napoleon menyerang pada tahun 1810-lah Hamburg kehilangan keungulannya. Ia
ditaklukan dan dilebur ke dalam Kekaisaran Perancis, namun setelah Napoleon
jatuh ia dapat merebut kembali kejayaannya sebagai “sebuah kota yang bebas dan
Hanseatic”. Perdagangan kemudian meluas hingga ke Afrika, Amerika dan Asia.
Sejak membangun kembali kerusakan yang dialami oleh
pelabuhannya selama Perang Dunia II, Hamburg merebut posisinya lagi sebagai
pelabuhan utama di Jerman dan salah satu pelabuhan terpenting di Eropa utara.
Lima gereja utama telah dibangun, dan dibangun kembali setelah terjadi
kebakaran besar, banyak daerah pinggiran kota yang bermunculan sepanjang tepi
danau Aussenalster, dan sekumpulan rumah-rumah gaya patrician yang indah
digunakan oleh banyak konsulat di Hamburg.
Yang
kesepuluh ialah Hiroshima, Jepang yang didirikan pada
abad ke 16. Posisi Hiroshima sebagai symbol penting dalam sejarah adalah kunci
bagi keunggulannya diantara kelompok kota-kota besar dunia. Hiroshima adalah
kota pertama dari dua buah kota di Jepang yang harus menanggung satu-satunya
Bom Atom yang pernah dijatuhkan dalam
suatu peperangan. “anak laki-laki kecil” dijatuhkan diatas kota kecil Hiroshima
pada tanggal 6 Agustus 1945. Bersama dengan “orang gemuk” yang dijatuhkan di
Nagasaki 3 hari kemudian, bom atom itu memaksa Jepang menyerah, yang dengan
demikian mengakhiri Perang Dunia II.
Kini kota itu memperlihatkan sedikit saja
tanda-tanda serangan tersebut. Hanya puing-puing kubah dan dinding bekas Gedung
Promosi Industri saja yang masih tampak, mengingkatkan penduduknya akan nyaris
hancurnya kota itu ditangan tentara Amerika. Diseluruh penjuru kota, bangunan
baru dan industrialisasi yang berkembang telah menutupi bekas-bekas luka tadi,
dan para warga kota yang berjumlah 1,1 juta jiwa dilayani oleh kantor-kantor
administratif, fasilitas-fasilitas publik dan sebuah universitas.
Ibukota dari Prefektur Hiroshima di bagian Selatan
pulau Honshu, Hiroshima berlokasi di
delta sungai Ota, dimana ia didirikan sebagai sebuah kota kastil diabad ke 16.
Kota ini tumbuh menjadi pusat militer di tahun1868, dan tetap menyandang status
itu hingga tahun 1945, ketika serangan bom atom diluncurkan. Setelah ledakan
dahsyat tersebut, Hiroshima mengalami kebakaran hebat yang diperbesar oleh
hembusan angin yang datang sesudahnya. Akibat dari radiasi yang menyusul
menambah angka kematian hingga mencapai lebih dari 40.000 jiwa.
Setelah kota ini dibangun kembali, Hiroshima menjadi
pusat gerakan yang ditujukan untuk melarang penggunaan senjata nuklir. Komisi
Korban Bom Atom (1947) meneliti efek-efek medis dan biologis dari radiasi bom
atom. Pada tahun 1957, Kastil Hiroshima dibangun kembali dan ditetapkan sebagai
Museum bagi sejarah kota itu.
Lalu
yang terakhir adalah Jakarta, Indonesia yang didirikan pada
tahun 1527. Jakarta, yang terletak diPulau Jawa, adalah ibukota Republik
Indonesia dan kota terbesar di negara itu, memusatkan sumber daya nya pada
pendidikan serta perekomonian dan industri yang terus bertumbuh.
Meskipun ia didirikan sebagai kota Batavia oleh
orang Belanda pada tahun 1527 dan dijadikan sebagai Ibukota Hindia Timur
Belanda pada tahun 1619, terdapat bukti keberadaan pemukiman sebelumnya yang
dapat ditelusuri hingga keabad 5 Masehi. Dengan lapangan-lapangan luas dan
rumah-rumah bergaya Kolonialnya, Jakarta mempunyai kesan seperti sebuah kota di
Eropa. Ia juga memiliki nuansa Oriental atau gaya “Indische”, terbukti dari
banyak nya taman-taman dan jalan-jalan yang dihiasi pepohonan pada kedua
sisinya.
Pada masa awal kota Jakarta, ketika ia masih disebut
kota Batavia, ia mengingatkan orang pada sebuah kota Belanda dengan
tembok-tembok kota dan kanal-kanal yang besar. Kini, bagian kota tua, yang
disebuat dengan nama Kota, adalah daerah utama dimana lingkungan Belanda
Tradisional ini masih dapat ditemukan. Tempat ini juga merupakan jantung
perekonomian kota yang adalah rumah bagi bagian terbesar penduduk Cina di
Jakarta. Disini dapat ditemukan Gereja Portugis (1695) dan Balaikota Lama
(1710). Di bagian-bagian lain kota, rumah-rumah biasanya terbuat dari kayu atau
anyaman bambu dan disebut Kampung, atau rumah-rumah desa. Sebagai pusat
perdagangan dan pendidikan, Jakarta telah menjadi sebuah kota metropolitan
modern berpenduduk 8,2 juta jiwa, meliputi area seluas 228 mil persegi (590
kilometer persegi) di mulut sungai Ciliwung, dimana ia terletak pada sebuah
dataran rendah yang rentan serangan banjir dengan daerah rawa yang luas dn
jumlah hutan dataran tinggi yang menyusut.
Dari tahun 1942 hingga 1945, Jepang menduduki kota
ini setelah Perang Dunia II usai Indonesia menyatakan Kemerdekaannya, namun
Belanda mencoba memaksakan kehendaknya untuk kembali berkuasa sehingga
kemerdekaan tersebut belum sepenuhnya tercapai hingga thun 1949.
Batavia, yang kemudian bernama Jakarta, setelah itu
mengalami periode pembangunan besar-besaran. Pada tahun 1950, Universitas
Indonesia didirikan, dan Hotel Indonesia serta Kompleks Olahraga Senayn
dibangun untuk Asian Games tahun 1962. Selain Olahraga, Jakarta juga memelihara
seni tradisional seperti Tari Wayang dan Drama, musim Gamelan dan Pertunjukkan
Wayang Kulit. Pada pekan raya Jakarta yang diadakan setiap tahun,
pertunjukkan-pertunjukkan yang menggambarkan seluruh kebudayaan di Indonesia
juga dipentaskan.
f) Buku yang dibandingkan:
·
Nama Pengarang : Fidelara, Vinda Swasthipadma, Budi Hariyanto.
·
Judul Buku : Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah.
·
Penerbit :
PT Bina Sumber Daya MIPA.
·
Kota Penerbit : Jakarta Selatan.
·
Tahun terbit : 2013.
·
Jumlah Halaman : 94 halaman.
Buku
yang berjudul Kota Bersejarah Didunia ini, jika dibandingkan dengan Buku yang
berjudul Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, memiliki kelebihan dan kekurangan:
a. Kelebihan : dibandingkan buku yang berjudul
Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, buku ini disajikan dengan lengkap dan
terperinci sehingga pembaca mengetahui isi buku tersebut dengan jelas.
b. Kekurangan : dibandingkan dengan buku yang berjudul
Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, identitas buku ini tidak lengkap dan
gambar-gambar yang diselingi disetiap halaman tidak begitu jelas, karena warna
yang ada hanya coklat dan hitam sehingga kurang jelas untuk diamati, kalimat
yang digunakan juga banyak yang tidak dimengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar