Sabtu, 19 September 2015

Meresensi Buku Sejarah

Meresensi Buku Sejarah


1.      Identitas Buku
a)      Nama Pengarang               : Chrisanne Beckner & Eddy Soetrisno.
b)      Judul Buku                        : Kota Bersejarah Didunia.
c)      Penerbit                             : Ciptamedia Binanusa.
d)     Jumlah Halaman                : 166 halaman.

e)      Isi Ringkasan Buku
Kota-kota didunia adalah titik pusat dari kisah sejarah umat manusia. Para kepala Pemerintahan telah merancang peperangan dari balik tembok-tembok kunonya. Museum-museum yang ada disana juga telah mengumpulkan bukti terbaik dari kreatifitas manusia. Lembaga-lembaganya mencatat secara kronologis nilai-nilai peradaban sepanjang waktu. Kota-kota tersebut secara bersama-sama bertindak sebagai peta kronologis dan geografis yang mencakup peradaban-peradaban dunia paling mengagumkan. Meskipun tiap kota mempunyai sejarah yang unik, hampir semuanya berpusat pada perdagangan, politik, maupun kebudayaan.
Pertama Athena, ibukota nya Yunani yang didirikan pada tahun 1900 sebelum Masehi. Tak terbantahkan dari kebudayaan Barat, Athena purba adalah puncak pemikiran. Kreatifitas dan wawasan politik yang tak tertandingi dan tak tergantikan. Masa keemasan Yunani, dari 457 sebelum Masehi hingga 429 sebelum Masehi, menyaksikan kota ini tumbuh menjadi contoh dunia untuk seni dan arsitektur. Selama sama tersebut, Ictinus daab Callicrates membangun Parthenon di Acropolis, sementara Ohidia menyelesaikan salah satu dari 7 keajaiban dunia purba, patung Zeus di Elis, dan Pericles memperkuat Athena untuk menghadapi Sparta dalam perang Peloponnesian. Pericles adalah murid dari filsuf Anaxagoras, orang pertama yang memperkenalkan penjelasan tentang jagat raya dengan menyatakan bahwa semua objek terdiri dari partikel-partikel kecil, atau atom. Pada saat yang bersamaan, para dokter Athena menolak pemikiran bahwa penyakit tak boleh dipersoalkan atau suatu hukuman dari dewa-dewa dan dengan demikian membuat obat-obatan berdasarkan ilmu pengetahuan. Socrates menciptakan metode Socrates, yakni metode pengajaran berupa Tanya jawab. Pengembangannya memberi inspirasi bagi murid-murid seperti Plato, yang menulis Republik dan mendorong Aristotle untuk pada saatnya menulis Ilmu Politik yang setara kualitasnya dan kemudian menularkan pengetahuannya kepada Alexander Agung.
Masa keemasan Athena berakhir pada tahun 429 sebelum Masehi dengan munculnya wabah penyakit yang membunuh Pericles dan 1/3 penduduk kota. Namun demikian, kota ini tetap menghasilkan karya-karya besar dibidang seni dan Ilmu Pengetahuan. Disini para dermawan, seperti Aeschylus, Euripides, dan Sophocles, bersaing pada kompetensi-kompetensi teater tahunan yang diselenggarakan sejak abad ke 5 sebelum Masehi. Karya-karya mereka tetap bertahan dan terus memberikan pengaruh terhadap industri film modern. Dikota ini Olimpiade dimulai di dekat kaki gunung Olympus pada tahun 776 sebelum Masehi. Disini pula penyair buta Homer menciptakan Iliad dan Odyssey pada tahun 850 sebelum Masehi. Karya-karya ini mengisahkan sedikit banyak nya peristiwa herois dihadapan kehendak dewa-dewa sehingga mereka berperan sebagai teks pendidikan dasar, dan tetap kekal serta mengundang kekaguman bahkan hingga kini.
Sisa-sisa monument, yang berbicara tentang kebesaran masyarakat Athena, adalah khasanah dunia yang dibangun di tengah atmosfer kreatifitas, eksplorasi ilmu pengetahuan dan perdebatan intelektual. Acropolis merupakan tempat berdirinya Parthenon, yang dikatakan “seakan-akan sesederhana percakapan Socrates; kuil bertiang yang bentuknya membujur ini adalah ungkapan tanpa adanya ketegangan ataupun konflik dari cita-cita manusia mengenai kemurnian dan kesatuan”
Athena adalah sebuah kota berpenduduk 748.000 jiwa yang hidup diatas tanah seluas 165 mil persegi (427 kilometer persegi) di dekat sungai Kifisos dan Ilisos. Ketika Yunani, yang ditaklukan oleh Kekairan Ottoman pada abad ke 15, menganut sistem monarki constitutional pada tahun 1833, maka Athena sekali lagi memperoleh peran sebagai ibukota Yunani, sesuatu yang ia pertahankan tatkala Yunani menjadi republik setelah Perang Dunia II.
Kedua Baghdad, ibukota nya Irak didirikan pada tahun 762 sebelum Masehi. Pada abad-abad ke 8 dan ke 9, Baghdad dianggap sebagai kota terkaya di dunia. Para pedagang dari Cina, India, dan Afrika Timur bertemu disini, saling menukarkan benda-benda kebudayaan mereka dan melambungkan Baghdad menjadi renainsans intelektual. Rumah sakit-rumah sakit dan observatorium dibangun, para penyair dan artis dibina, dan karya-karya besar Yunani di terjemahkan kedalam bahasa Arab.
Kisah seribu satu malam, termasuk kisah Sinbad yang termasyhur, melambangkan kehebatan kekuasaan Baghdad selama masa keemasannya sebagai pemimpin dunia Arab dan Islam yang diakui.
Kota Baghdad abad pertengahan dibangun oleh Khalifah Abbasiyah al-Mansur, khalifah kedua dari Dinasti Abbasiyah, melintasi baik tepi Barat maupun Timur Sungai Tigris. Dikelilingi tiga tembok benteng, kota ini terbagi menjadi empat bagian yang sama, dengan empat jalan utama mengarah dari istana Khalifah ke masjid agung dan terus menyebar ke seluruh Irak. Meliputi kira-kira 2 mil pada tepi timur antara gedung Alun-alun al-Mu’azzam di Utara dan Alun-alun ash-Sharqui di Selatan, kota kuno Baghdad masih dapat dikenali didalam istana Abbasiyah yang berasal dari akhir abad ke 12 atau abad ke 13, di dalam bazar-bazar yang penuh tembaga dan emas, serta dimasjid-masjid dan ditempat mandi umum, yang dibangun selama empat abad kekuasaan Ottoman (1535 hingga 1918).
Dari puncak kejayaan nya dibawah khalifah Abbasiyah, kota ini mulai melemah di abad ke 10. Panen yang rusak dan perselisihan yang intern mengarahkannya kepada keruntuhan. Setelah dirampok oleh orang-orang Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, cucu Jenghis Khan pada tahun 1258, Baghdad kemudian diambil alih oleh pasukan Turki Ottoman, yang memasukkan Baghdad sebagai bagian Kekaisaran mereka pada tahun 1535.
Setelah jatuhnya Kekaisaran Ottoman pada tahun 1918, penggaruh Eropa merubah wajah kota. Pada tahun 1920, Baghdad yang telah tumbuh dari sebuah lokasi tertutup seluas 254 mil persegi (657 kilometer persegi) menjadi Ibukota dari negara baru Irak. Kebutuhan dunia akan minyak memberikan Baghdad suatu kekuatan baru dalam perekonomian internasional di tahun 70’an. Di pemerintahan orang kuat Saddam Hussein, Irak mengalami perang menyakitkan melawan Iran pada tahun 80’an dan Kuwait pada tahun 1990. Yang terakhir ini menjadi penyebab dari perang Teluk Persia di tahun 1991, yang memicu terjadinya gelombang serangan udara besar-besaran atas infrastruktur transportasi dan komunikasi di Baghdad.
Pada tahun 1990, kota Baghdad di huni oleh 4,6 juta penduduk yang terus bertambah, dibandingkan dengan tahun 1980 yang hanya berjumlah 180.000 jiwa.
Yang ketiga yaitu Barcelona, Spanyol. Di dalam wilayah otonom Spanyol yang disebut Katalonia, Barcelona, yakni Ibukotanya, berperan sebagai galeri hidup dari arsitektur dan dekorasi bergaya modernis dan Art Nouveau (Seni Baru). Kuil-kuil dan bangunan-bangunan karya arsitek Antonio Gaudi, gereja-gereja abad pertengahan, sisa-sisa tembok Romawi dan plaza-plaza serta tempat orang berjalan-jalan, semua memberikan suasana yang istimewa. Disebut “Parisnya Spanyol” Hans Christian Andersen atas kecantikan dan warisan budayanya yang kaya, Barcelona telah mendapatkan kembali kejayaannya melalui status otonominya yang terbaru serta diterimanya kebudayaan Katalonia didalam wilayah kerajaan Spanyol.
Barcelona menghadap Laut Mediterania kearah tenggara, tetapi dikatakan seakan-akan telah ‘melarikan diri dari laut” karena arsitektur nya telah berpusat kepada pelabuhannya yang terkemuka. Dataran rendah kota ini dibatasi oleh Rio Besos, Rio Llobregal dan pegunungan yang setengah mengelilinginya.
Sejak permulaannya sebagai pelabuhan dagang orang Punisia dan Kartagena, kota Barcelona berkembang menjadi sebuah pusat keagamaan selama kedudukan Visigothic yang berlangsung dari abad ke 3 hingga abad ke 6. Setelah kota ini di ambil alih dari orang Visigoth oleh Pasukan Moor Islam pada tahun 717 M, lalu oleh orang Frank Carolingian pada tahun 801, dan pasukan al-Mansur dari Kekhalifahan Umayyah pada tahun 985, para bangsawan kota menyusun kekuatan mereka dan menyatukan Katalonia dengan Aragon, menjadikan Barcelona kembali sebagai kota dagang yang istimewa.
Barcelona kehilangan sebagian kekuatannya ketika Napoli menjadi ibukota kerajaan Katalan-Aragon pada tahun 1442, dan kembali jatuh bersama kebangkitan Turki Ottoman di wilayah Mediterania. Pangeran Charles III dari Austria diizinkan mendirikan sebuah pengadilan di Barcelona pada tahun 1705, setelah Perang penerus Spanyol mendudukkan dia di atas singgasana Spanyol. Barcelona kemudian mengalami sebuah periode kemakmuran baru bersama dikembangkannya industri katun setelah Philip V dari Spanyol sekali lagi merebut kota itu di tahun 1714.
Setelah Kematian Hitam (penyakit menular) mewabah di abad ke 14 dan 15, pemerintahan represif dari Philip V dan para penerusnya, serta Napoleon di abad ke 19, kota itu harus menangani pergulatan internal di abad ke 20. Ketika perang sipil Spanyol pecah tahun 1936, Republik Katalan menyerah kepada Spanyol.
Sejak tahun 70’an, ketika bahasa dan kebudayaan Katalan telah diakui oleh Spanyol, Barcelona telah mendapatkan posisi penting di dunia Internasional. Pada tahun 1992, Barcelona menjadi tuan rumah Olimpiade, dan pesonanya, serta keramahan penduduknya yang hampir berjumlah 2 juta jiwa, berhasil merebut perhatian dunia.
Yang keempat yaitu Beijing(peking), RRC yang didirikan pada tahun 2000 sebelum Masehi. Beijing, disebut Chi Yu-chou, Chung-tu, Ta-tu, Pei-p’ing (“Kedamaian du Utara”) dan kemudian Peking (“Ibukota Utara”), adalah tempat kediaman bagi salah satu masyarakat tertua didunia. Kota ini telah menjadi ibukota RRC, dengan beberapa kali pengecualian, selama 700 tahun. Ia juga merupakan lokasi penemuan berbagai spesies manusia yang paling awal diketahui. Sisa-sisa fosil dari Manusia Peking berusia hampir 500.000 tahun.
Meskipun merupakan Ibukota pertama yang dibangun di atas lokasi dengan riwayat, yang apabila diurut kan ke belakang, mencapai zaman Dinasti Chou (1111-255 sebelum Masehi), adalah invasi Mongol oleh China, yang dipimpin oleh Jenghis Khan dan penerusnya Kubilai Khan (1215-94), dialah yang menciptakan “Ibukota Agung” Ta-tu. Lebih besar dari semua pendahulunya, Ta-tu menjadi pusat politik RRC. Istana Kekaisaran dibangun, Kanal T’ung-hui digali dan harta benda dari segala pelosok dikumpulkan, membuat takjub Marco Polo yang berkunjung  pada tahun 1280’an.
Terletak di puncak Utara dari Dataran China I tepi dataran tinggi Mongolia, Beijing mencakup wilayah seluas hampir 151 mil persegi (391 kilometer persegi) dan diperintah oleh gubernur yang ditunjuk oleh Kaisar. Pada abad ke 16, daerah pusat ditempati oleh dua kota bertembok.
Kota Tatar dalam berdiri di lokasi awal dari kota Mongol Ta-tu. Dibagian dalam temboknya yang mempunyai panjang 15 mil, terletak bekas Kota Kekaisaran, yang dikelilingi oleh 6,5 mil tembok berplaster merah, dan didalamnya lagi “Kota Terlarang” yang dikitari parit seolah-olah melindungi Istana Kaisar, yang kini menjadi Museum Istana.
Orang-orang Mongol digulungkan pada abad ke 14. Dinasti Ming kemudian dibangun, membuat parit-parit, istana-istana, kuil-kuil, dan tembok bata merah yang baru. Pada abad ke 17, kota ini berkembang dengan pavilion dan kuil-kuil di luar tembok kota, dan pada akhir abad ke 19, Istana Musim Panas yang lama dibangun dan Istana Musim Panas yang baru berhasil diselesaikan.
Setelah revolusi tahun 1912, Peking dijadikan Ibukota Republik Cina. Ketika jepang menyerbu RRC pada tahun 1937, kota ini diduduki oleh pasukan Jepang hingga tahun 1945, dan Ibukota dipindahkan ke Chung-king. Kaum Komunis dibawah Mao Zedong memenangkan perang saudara yang terjadi setelah Perang Dunia II, dan pada tahun 1949, Republik Rakyat Cina menetapkan kembali Peking sebagai pusat politik dan kebudayaan Cina. Kota ini adalah tempat yang dingin dan muram hingga kematian Mao pada tahun 1976. RRC kemudian menerapkan ekonomi pasar bebas, dan Beijing, bersama 5,7 juta penduduknya, menjadi lebih hidup.
Pada tahun 1989, gerakan mahasiswa di Beijing melancarkan demontrasi besar-besaran, mogok makan, dan menduduki Lapanagan Tian An Men, plaza di pusat kota. Pada tanggal 4 Juni, pasukan pemerintah dengan brutal membunuh ribuan orang dari mereka. Para tokoh Intelektual dan pemempin-pemimpin Mahasiswa yang selamat dari pembantaian itu menyembunyikan diri, berharap pada akhirnya dapat membawa modernisasi bagi negara mereka.
Yang kelima ialah Bombay, India yang didirikan pada tahun 1530’an. Secara komersial, jika bukan politis dan geografis, Bombay adalah pusat negara India. Dibatasi Laut Arabia di Barat dan pelabuhan Bombay di Timur, pulau ini telah berdiri sebagai pelabuhan laut utama bagian Barat sejak pertengahan abad ke 18. Sebelum Perang Saudara di Amerika Serikat menghentikan ekspor katun dari negara-negara bagian di Selatan, Bombay adalah pasar katun utama dunia. Ekspor tekstil, kulit, baja, semen, dan minyak India menciptakan kekayaan bagi beberapa keluarga di pusat industri, namun membiarkan sebagaian besar penduduknya saat ini dalam kemiskinan. Ribuan warga Bombay tidur dan tinggal dijalan-jalannya.
Berlokasi di sebuah dataran rendah yang terlindung oleh bukit-bukit disekitarnya, kota ini mencakup luas 95 mil persegi (246 kilometer persegi). Beberapa jembatan menghubungkannya ke daratan utama India. Jalan-jalan yang sempit di Bombay dipenuhi oleh pengemis dan pengusaha, dengan yang disebut terakhir bekerja di bank-bank dan bursa saham di India. Penduduknya yang sebagian besar Hindu (naik menjadi 12, 9 juta dari 822.000 jiwa di tahun 1890) terbelah, bukan hanya masalah agama atau ras, melainkan juga bahasa. Dalam upaya mengatasi ketegangan ini, Bombay dibagi menjadi dua bagian, Maharashta dan Gujarat.
Bahkan meskipun industri pariwisata di Bombay berkembang pesat, meningkat sebesar 400 persen sejak Inggris memberikan kemerdekaan kepada India di bulan agustus tahun 1947, namun kota ini mengalami masalah penganggura yang luar biasa. Kemiskinan hebat terdapat dijalan-jalan yang sama dimana karya-karya besar dibidang arsitektur dan pemujaan adalah hal yang umum, terutama 90 persen dari dana yang ditanam pada kompleks industri India dikuasai oleh Pemerintah. Memperkuat mekanisme industrialisasinya yang telah baku, Bombay menciptakan bisnis kedua yang juga sama hebatnya: Film. Seperti Hollywood di tahun 30’an, Bombay memuja para bintang film nya laksana para “dewa dewi”. Industri ini bersama-sama dengan keberadaan Universitas Bombay (1857), berbicara dan mempengaruhi kaum muda kota yang kian berperilaku kebarat-baratan. Ada tanda-tanda bahwa penduduk muda India mengetahui kekuatan mayoritasnya di Bombay dan dapat memberikan tekanan terhadap pemerintah yang statis agar mengubah keniskinan dikalangan rakyatnya.
Selanjutnya yang keenam Kota Kairo, Mesir yang didirikan pada tahun 969 sebagai Mansuriyah. Kairo, Ibukota dan pertama tak terklahkan milik bangsa Mesir, adalah kota terbesar di Afrika. Berlokasi terutama di tepi sungai Nil, ia telah mendominasi kekayaan kebudayaan dan ekonomi Mesir modern. Unsur-unsur dari arsitektur kuno dan bersejarah bergabung dengan keanggunan gedung-gedung apartemen dan hotel yang menjulang tinggi, yang memiliki kamar-kamar berpemandangan unik kearah kebun-kebun sayuran yang subur di kedua tepi sungai Nil. Berada dibawah bayang-bayang piramid-piramid besar di Giza, satu-satunya monument yang selamat dari 7 keajaiban dunia masa purba, Kairo bertetangga dengan Memphis, yang sejarahnya, bersama-sama Giza, dapat diurut hingga 500 tahun yang lalu.
Kota ini disebut-sebut “berbentuk kipas”, sempit di bagian Selatan, dimana terdapat padang pasir yang luas, dan melebar dibagian utara, dimana tanahnya lebih subur dekat delta sungai Nil. Pusat kota kairo yang bertembok, yang menawarkan pasar-pasar besar serta pasar baagi emas, tekstil, rempah-rempah, amber, dan kulit, adalah salah satu dari tiga daerahnya yang paling padat dan paling tua. Bersama Bulaq dibagian Barat daya dan Misr al-Oadimah di Selatan, pusat kota merupakan batas bagi kota bergaya Paris dan modern, yang terletak tepat di atas tepi timur Nil. Kontras dengan kota modern ini, jalan-jalan yang sempit, mesjid-mesjid berkubah, halaman istana berair mancur diantara tempat tinggal berpisah bagi pria dan wanita, dan ornament-ornamen kayu dekaden menjadi karakter bagian kota tua. Lebih jauh ke Timur, kaki-kaki bukit dari Padang pasir Arabia dan benteng Gunung Merah adalah keajaiban-keajaiban di Mesir.
Di Selatan Kairo saat ini terletak “Kota Orang Mati”, dimana kuil-kuil dan makam-makam yang indah berdiri guna menghormati para pemimpin keagamaan masa lalu. Di Utara kota orang mati, bagian Selatan kota kairo sekarang yang disebut Misr al-Oadimah (Kairo Lama), berada tepat di lokasi kota bertembok zaman Romawi, dimana Gereja-gereja Koptik masih berdiri. Kairo abad pertengahan mencapai puncaknya di abad ke 13 di bawah pemerintahan Mamluk. Sebagai pintu gerbang ke perdagangan rempah-rempah Barat Timur dan Ibukota dari kekaisaran yang memerintah Mesir hingga 1516, kota ini menerima banyak penghormatan, dan penduduknya membengkak hingga 500.000 jiwa pada tahun 1340.
Kematian Hitam di tahun 1348 yang menyusutkan jumlah penduduk. Monopoli perdagangan rempah-rempah dipatahkan oleh pelayaran Vasco da Gama ke India dari Portugal, dan orang-orang Turki berhasil merubah Kairo menjadi Ibukota provinsi setelah kemenangan mereka di tahun 1517. Muhammad Ali mendirikan dinasti yang memerintah mesir dari tahun 1805 hingga tahun 1952. Abad ke 20 telah menyaksikan pertumbuhan penduduk yang luar biasa (dari 375.000 pada tahun 1890 menjadi 6,5 juta jiwa di tahun 1990), meskipun luas kota tetap 104 mil persegi (269 kilometer persegi), Universitas-universitas yang baik, seperti Universitas Kairo, Universitas Ain Sham, dan Universitas Al-Azhar, menarik mahasiswa-mahasiswa dari seluruh Mesir. Kota ini juga mendirikan sejumlah Museum, seperti Museum Mesir di Lapangan Tahrir yang terkenal, dimana kekayaan Tutankhamen (1400 sebelum Masehi) di pamerkan.
Selanjutnya yang ketujuh Chicago, Amerika Serikat, yang didikan pada tahun 1803. Chicago termasyhur untuk peternakan dan area industrinya yang tersebar dimana-mana, pelabuhannya yang srategis di Great Lakes, posisinya sebagai pusat jaringan kereta api terpenting di Amerika Utara, dan semangatnya yang tak kujung padam selama kebakaran Besar di Chicago pada tahun 1817. Ia juga dikenal dengan para warga sastrawannya yang senantiasa dikenang, termasuk Saul Bellow, Gwendolyn Brooks, Carl Sandburg dan Theodore Dreiser, serta arsitektur kelas dunianya yang dihasilkan oleh para master seperti Frank Lioyd Wright.
Ukuran Chicago saat ini setara dengan 762 mil persegi (1.973 kilometer persegi), berkembang dari pos perdagangan yang dibangun di sini oleh John Kinzie di tahun 1796.
Gedung pencakar langit yang diperkuat dengan baja berasal dari Chicago. Pada tahun 1885, Gedung Asuransi Rumah selesai dibangun, dan dalam 9 tahun berikutnya, 21 gedung dibangun, drngan tinggi berkisar antara 12 hingga 16 lantai. Tumbuh menjadi kota terkemuka di abad ke 19 berkat lokasi dan posisinya yang penting sebagai pusat transpostasi, Chicago ditunjuk untuk menyelenggarakan Ekspo Kolumbia Dunia pada tahun 1893, mengalahkan bahkan New York dan Washington DC.
Selama masa pelanggaran pada tahun 20’an, Chicago menjadi termasyhur karena para boss organisasi kriminalnya, termasuk Al Capone, yang mengendalikan bisnis dan kadang-kadang politik. Memerangi mafia berarti siap menghadapi tindak kekerasan,dan penduduk Chicago menyaksikan dengan waspada ketika kekejian meningkat, dan berpuncak pada peristiwa-peristiwa seperti pembantaian di hari Valentin pada tahun 1929. Pada waktu yang sama, kota ini menjalani hidup yang bergairah dengan music dan warna, tersembunyi di kedai-kedai minuman keras dimana para wanitanya berdansa dan uangpun mengalir seperti air.
Chicago juga merupakan pangkalan bagi sebagian kelompok teater paling kreatif di Amerika, termasuk Kota Kedua, dan Institut Seni Chicago dianggap sebagai salah satu sekolah seni terbaik di negara itu.
Para walikotanya telah menarik perhatian nasional, terutama Richard J.Daley, yang menguasai perpolitikan Chicago selama beberapa dekade hingga kematiannya di tahun 1976, dan kemudian putranya yang bernama sama, yang mendapat kekuasaan satu dekade sesudahnya.
Dewasa ini Chicago adalah kota Amerika yang digemari untuk dijadikan lokasi konvensi. Ia telah bertumbuh menjadi pusat jaringan kereta api terpenting untuk Illinois Central, Burlington Northern dan Atchison Topeka & Santa Fe. Kedua yang disebut terakhir ini menggabungkan operasionalnya di tahun 1995 untuk menjadi sistem kereta api terbesar di belahan Barat Chicago, sebagai jantung dari jalur kereta api nasional, adalah pusatnya. Kota berdanau indah ini terkenal di seluruh Amerika untuk Rumah-rumah nya yang mewah dan cantik, taman-taman dan pantai-pantainya, dan penduduk Chicago sebanyak 2,8 juta jiwa masih di anggap sebagai masyarakat paling “liar” dan kreatif di Amerika.
Yang kedelapan yaitu, Detroit, Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1701. Berlokasi di sungai Detriot, berhadap-hadapan dengan Windsor, Ontario, di Kanada, kota Detriot tumbuh dari sebuah pos dagang kecil menjadi sebuah kota industri modern berpenduduk 1 juta jiwa yang sejak awal abad ke 20, telah mengerti bahwa keberuntungannya tergantung pada naik turunya industri mobil Amerika.
Didirikan oleh seorang pedagang Perancis di tahun 1701, yang membangun kota ini menjadi sebuah pos perdagangan bulu hewan, Detriot tetap menjadi sebuah kota Perancis hingga menyerahkannya kepada pasukan Inggris selama perang Perancis & Indian. Kota ini ditunjuk sebagai Ibukota dari wilayah Michigan yang baru dibentuk paada tahun 1805. Perang tahun 1812 menyebabkan Detriot sekali lagi berada di bawah kekuasaan Ingris, namun Amerika merebutnya kembali di tahun 1813. Detriot tumbuh dengan cepat setelah ia menjadi pusat pengolahan air, gandum dan produkproduk pertanian lain yang dikirinkan ke Eropa dan daerah-daerah Amerika lainnya. Dari tahun 1837 hungga 1847, Detriot adalah ibukota Michigan, dan setelah Perang Saudara (1861-1865), kota ini tumbuh menjadi sebuah pusat perindustrian, dengan area seluas 468 mil persegi (1.21 kilometer persegi).
Henry Ford, perancang Model T, membantu Detriot memperoleh posisinya sebagai ibukota “permobilan” di dunia. Perang Dunia I mengantarkan kota ini ke sebuahbisnis menguntungkan: memproduksi persenjataan militer. Peka terhadap jatuh bangunnya kebutuhan-kebutuhan industri negara, Detriot merasakan gelombang perekonomiaan bangsa Amerika lebih daripada kebanyakkan kota-kota lainnya.
Secara kultural, Detriot tetaplaah sebuah kota yang kaya, bahkan selama kerusuhan sipil di penghujung abad ke 20. Bersama dengan Orkes Simponi Detriot, Institut seni Detriot, Akademi Seni Cranbrook dan Museum Henry Ford, kota ini adalah “rumah” bagi Motown Records (singkatan dari motor town/kota motor), dimana para superstar music, seperti The Supremes, memproduksi rekaman-rekaman emas mereka, menghadirkan revolusi bagi dunia music Pop.
Selanjutnya kota yang kesembilan yaitu Hamburg, Jerman yang didirikan pada tahun 725. Salah satu pelabuhan tersibuk di Jerman, Hamburg adalah kota berpenduduk terpadat kedua di Jerman setelah Berlin. Dengan luas mencakup 292 mil persegi (755 kilometer persegi) di sungai Elbe, kota ini mempunyai sifat budaya yang luas, didukung oleh reputasi para artisnya seperti Mendelssohn dan Brahms serta sutradara dan pemain Gustaf Grudgens dari Deutsche Schauspielhaus. Sebuah industri penerbitan yang kuat telah berkembang di sini sejak abad ke 17. Karakter fisik kota ini diperkuat oleh suatu sistem kanal yang membelahnya. Hamburg juga memiliki sebuah danau , tanam, dan museum-museum yang bagos,, termasuk Kunsthalle (1868), Museum Seni dan Kerajinan (1877) dan Museum Etnologi dan Prasejarah (1878).
Awal mula kota Hamburg sendiri bersifat tragis dan romantis. Antara sungai Elbe dan Alster, kastil Hammaburg dibangun tahun 825 dan menjadi tempat kediaman Uskup besar Ansgar, yang menjadikan Hamburg sebagai pangkalan dari pengaruh Kristen terhadap para penduduk penyembah berhala di Eropa bagian Utara. Meskipun kota yang baru berdiri itu dibumi hanguskan oleh kaum Viking pada tahun 845, namun ia kemudian secara pasti dibangun kembali, hanya untuk dibakar lagi sebanyak 8 kali dalam kurun waktu 300 tahun.
Pada abad ke 13, Liga Hanseatic, termasuk kota-kota perdagangan Baltik yaitu Lubeck, Breslau dan Danzig, telah memperkuat kesehatan ekonomi dari kota-kota Jerman Utara yang bersatu. Perdagangan berkembang pesat, dan Hamburg menjadi sebuah pelabuhan utama dalam perdagangan antara Russia dan Flanders dengan posisinya sebagai penguasa dan penjaga Sungai Elbe. Mekipun Liga Hanseatic terpecah diakhir abad pertengahan, Namun Hamburg terus bertumbuh, melampaui Lubeck dan mendirikan bursa saham Hamburg di tahun 1558. Antara tahun 1616 dan 1625, Hamburg membangun pertahanannya sendiri sambil mendukung lembaga-lembaga publik, seperti rumah yatim piatu yang dibangun tahun 1604 dan rumah sakit yang dibangun tahun 1605.
Pada tahun 1625, kota ini berhasil diperkuat dan dapat melanjutkan perdagangannya menerobos masa tersulit dalam Perang Tiga Puluh Tahun (1618-1648), yang membuat kota-kota lain terpuruk. Hanya ketika Napoleon menyerang pada tahun 1810-lah Hamburg kehilangan keungulannya. Ia ditaklukan dan dilebur ke dalam Kekaisaran Perancis, namun setelah Napoleon jatuh ia dapat merebut kembali kejayaannya sebagai “sebuah kota yang bebas dan Hanseatic”. Perdagangan kemudian meluas hingga ke Afrika, Amerika dan Asia.
Sejak membangun kembali kerusakan yang dialami oleh pelabuhannya selama Perang Dunia II, Hamburg merebut posisinya lagi sebagai pelabuhan utama di Jerman dan salah satu pelabuhan terpenting di Eropa utara. Lima gereja utama telah dibangun, dan dibangun kembali setelah terjadi kebakaran besar, banyak daerah pinggiran kota yang bermunculan sepanjang tepi danau Aussenalster, dan sekumpulan rumah-rumah gaya patrician yang indah digunakan oleh banyak konsulat di Hamburg.
Yang kesepuluh ialah Hiroshima, Jepang yang didirikan pada abad ke 16. Posisi Hiroshima sebagai symbol penting dalam sejarah adalah kunci bagi keunggulannya diantara kelompok kota-kota besar dunia. Hiroshima adalah kota pertama dari dua buah kota di Jepang yang harus menanggung satu-satunya Bom  Atom yang pernah dijatuhkan dalam suatu peperangan. “anak laki-laki kecil” dijatuhkan diatas kota kecil Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Bersama dengan “orang gemuk” yang dijatuhkan di Nagasaki 3 hari kemudian, bom atom itu memaksa Jepang menyerah, yang dengan demikian mengakhiri Perang Dunia II.
Kini kota itu memperlihatkan sedikit saja tanda-tanda serangan tersebut. Hanya puing-puing kubah dan dinding bekas Gedung Promosi Industri saja yang masih tampak, mengingkatkan penduduknya akan nyaris hancurnya kota itu ditangan tentara Amerika. Diseluruh penjuru kota, bangunan baru dan industrialisasi yang berkembang telah menutupi bekas-bekas luka tadi, dan para warga kota yang berjumlah 1,1 juta jiwa dilayani oleh kantor-kantor administratif, fasilitas-fasilitas publik dan sebuah universitas.
Ibukota dari Prefektur Hiroshima di bagian Selatan pulau  Honshu, Hiroshima berlokasi di delta sungai Ota, dimana ia didirikan sebagai sebuah kota kastil diabad ke 16. Kota ini tumbuh menjadi pusat militer di tahun1868, dan tetap menyandang status itu hingga tahun 1945, ketika serangan bom atom diluncurkan. Setelah ledakan dahsyat tersebut, Hiroshima mengalami kebakaran hebat yang diperbesar oleh hembusan angin yang datang sesudahnya. Akibat dari radiasi yang menyusul menambah angka kematian hingga mencapai lebih dari 40.000 jiwa.
Setelah kota ini dibangun kembali, Hiroshima menjadi pusat gerakan yang ditujukan untuk melarang penggunaan senjata nuklir. Komisi Korban Bom Atom (1947) meneliti efek-efek medis dan biologis dari radiasi bom atom. Pada tahun 1957, Kastil Hiroshima dibangun kembali dan ditetapkan sebagai Museum bagi sejarah kota itu.
Lalu yang terakhir adalah Jakarta, Indonesia yang didirikan pada tahun 1527. Jakarta, yang terletak diPulau Jawa, adalah ibukota Republik Indonesia dan kota terbesar di negara itu, memusatkan sumber daya nya pada pendidikan serta perekomonian dan industri yang terus bertumbuh.
Meskipun ia didirikan sebagai kota Batavia oleh orang Belanda pada tahun 1527 dan dijadikan sebagai Ibukota Hindia Timur Belanda pada tahun 1619, terdapat bukti keberadaan pemukiman sebelumnya yang dapat ditelusuri hingga keabad 5 Masehi. Dengan lapangan-lapangan luas dan rumah-rumah bergaya Kolonialnya, Jakarta mempunyai kesan seperti sebuah kota di Eropa. Ia juga memiliki nuansa Oriental atau gaya “Indische”, terbukti dari banyak nya taman-taman dan jalan-jalan yang dihiasi pepohonan pada kedua sisinya.
Pada masa awal kota Jakarta, ketika ia masih disebut kota Batavia, ia mengingatkan orang pada sebuah kota Belanda dengan tembok-tembok kota dan kanal-kanal yang besar. Kini, bagian kota tua, yang disebuat dengan nama Kota, adalah daerah utama dimana lingkungan Belanda Tradisional ini masih dapat ditemukan. Tempat ini juga merupakan jantung perekonomian kota yang adalah rumah bagi bagian terbesar penduduk Cina di Jakarta. Disini dapat ditemukan Gereja Portugis (1695) dan Balaikota Lama (1710). Di bagian-bagian lain kota, rumah-rumah biasanya terbuat dari kayu atau anyaman bambu dan disebut Kampung, atau rumah-rumah desa. Sebagai pusat perdagangan dan pendidikan, Jakarta telah menjadi sebuah kota metropolitan modern berpenduduk 8,2 juta jiwa, meliputi area seluas 228 mil persegi (590 kilometer persegi) di mulut sungai Ciliwung, dimana ia terletak pada sebuah dataran rendah yang rentan serangan banjir dengan daerah rawa yang luas dn jumlah hutan dataran tinggi yang menyusut.
Dari tahun 1942 hingga 1945, Jepang menduduki kota ini setelah Perang Dunia II usai Indonesia menyatakan Kemerdekaannya, namun Belanda mencoba memaksakan kehendaknya untuk kembali berkuasa sehingga kemerdekaan tersebut belum sepenuhnya tercapai hingga thun 1949.
Batavia, yang kemudian bernama Jakarta, setelah itu mengalami periode pembangunan besar-besaran. Pada tahun 1950, Universitas Indonesia didirikan, dan Hotel Indonesia serta Kompleks Olahraga Senayn dibangun untuk Asian Games tahun 1962. Selain Olahraga, Jakarta juga memelihara seni tradisional seperti Tari Wayang dan Drama, musim Gamelan dan Pertunjukkan Wayang Kulit. Pada pekan raya Jakarta yang diadakan setiap tahun, pertunjukkan-pertunjukkan yang menggambarkan seluruh kebudayaan di Indonesia juga dipentaskan.

f)       Buku yang dibandingkan:
·         Nama Pengarang         : Fidelara, Vinda Swasthipadma, Budi Hariyanto.
·         Judul Buku                  : Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah.
·         Penerbit                       : PT Bina Sumber Daya MIPA.
·         Kota Penerbit              : Jakarta Selatan.
·         Tahun terbit                 : 2013.
·         Jumlah Halaman          : 94 halaman.
Buku yang berjudul Kota Bersejarah Didunia ini, jika dibandingkan dengan Buku yang berjudul Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, memiliki kelebihan dan kekurangan:
a.       Kelebihan        : dibandingkan buku yang berjudul Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, buku ini disajikan dengan lengkap dan terperinci sehingga pembaca mengetahui isi buku tersebut dengan jelas.

b.      Kekurangan     : dibandingkan dengan buku yang berjudul Sejarah Indonesia Zaman Prasejarah, identitas buku ini tidak lengkap dan gambar-gambar yang diselingi disetiap halaman tidak begitu jelas, karena warna yang ada hanya coklat dan hitam sehingga kurang jelas untuk diamati, kalimat yang digunakan juga banyak yang tidak dimengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar